Baru Oholu Dari Nias

Baru Oholu Dari Nias

daftarbudayaindo.web.id – Kabupaten Nias terletak dipulau Nias dan termasuk kedalam wilayah Sumatera Utara,Ibukotanya Gido dapat ditempuh selama 12 jam dengan perjalanan laut dari Sibolga.Dalam bahasa daerah Nias, Pulau Nias disebut dengan istilah Tano Niha.

Pakaian adat tradisional masyarakat Nias memiliki nama yaitu Baru Oholu untuk pakaian pria dan öröba si’öli atau baru ladari untuk pakaian wanita. Pakaian tradisional suku nias umumnya didominasi oleh warna emas atau kuning dan dipadukan dengan warna lain seperti hitam, merah dan putih.

Pakaian adat tradisional suku nias memiliki makna di setiap warna dan ukiran yang terdapat di baju tersebut. Berikut makna warna dan ukiran baju nias sesuai jenis dan golongannya.

Hitam

Warna hitam sering dikenakan oleh rakyat biasa atau petani. Warna hitam menggambarkan situasi ketabahan, kewaspadaan, dan kesedihan.

Putih

Warna putih adalah lambang dari kesucian, kemurnian, dan kedamaian, jadi pakaian putih biasanya di pakai oleh ere atau pemuka agama setempat di nias

Merah

Merah adalah lambang keberanian, darah, atau totalitas seorang prajurit. Jadi baju merah umumnya di gunakan oleh prajurit. Untuk menambah kesan menarik, di tambah dengan paduan corak segitiga (Ni’ohulayo/ ni’ogöna).

Kuning

Warna kuning yang dipadukan dengan corak persegi empat (Ni’obakola) dan pola bunga kapas (Ni’obowo gafasi) sering dipakai oleh para bangsawan untuk menggambarkan kejayaan kekuasaan, kekayaan, kemakmuran dan kebesaran.

Baca juga:

 

corak persegi empat (Ni’obakola) dan pola bunga kapas (Ni’obowo gafasi)

Corak persegi empat dan pola bunga kapas adalah lambang kejayaan, kekuasaan, kemakmuran, dan kebesaran. Dan tentu saja pakaian kebesaran ini umumnya di pakai oleh golongan bangsawan atau raja (siulu) di nias. Pakaian adat bangsawan atau raja (siulu) di nias di dominasi oleh warna kuning atau emas sebagai lambang kemegahan.

Jadi yang menjadi pakaian adat tradisional suku nias adalah hasil desain dari baju bangsawan atau raja (siulu) dan di padukan dengan warna hitam, merah dan putih yang menjadi harmoni dan menarik untuk di lihat.

Tidak jarang juga pakaian adat tradisional suku nias di jadikan busana pre-wedding atau busana pernikahan di nias, apalagi kalau yang menikah adalah keturunan bangsawan sudah pasti menggunakan pakaian adat tradisional.