Rumah Adat Bengkulu Bubungan Lima

Rumah Adat Bengkulu Bubungan Lima

daftarbudayaindo.web.id Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  Rumah Adat Bengkulu Bubungan Lima.  Berikut ini kami akan memberikan pembahasan yang berkaitan dengan artikel yang membahas mengenai Rumah Adat Bengkulu Bubungan Lima

Provinsi Bengkulu merupakan daerah yang terletak di jalur gempa, sehingga desain rumah adat bengkulu disesuaikan dengan kondisi tersebut. Rumah Bubungan Lima merupakan rumah panggung dan di desain untuk tahan terhadap goncangan gempa.Desain tahan gempa ini dapat diamati dari adanya 15 buah tiang dengan tingginya mencapai 1,8 meter. Tiang-tiang penyangga tersebut ditumpangkan ke atas batu datar yang besar. Fungsi dari batu datar ini adalah untuk meredam goncangan gempa. Selain itu, penggunaan batu datar tersebut juga untuk mencegah lapuknya tiang.

Umumnya rumah cantik dan tahan gempa ini terbuat dari kayu kemuning atau dikenal dengan kayu balam. Karakter kayu balam yang lentur namun tahan hingga ratusan tahun membuat kayu ini dipilih sebagai material utama rumah.Bagian lantai rumah terbuat dari papan yang telah diserut dengan halus. Bagian atap rumah Bubung Lima terbuat dari ijuk pohon enau atau bisa juga sirap. Pada bagian depa rumah terdapat tangga. Jumlah anak tangganya harus selalu ganjil, hal ini berkaitan dengan kepercayaan masyarakat setempat. Secara umum, Struktur Rumah Bubungan Lima dibedakan menjadi :

1. Bagian Atas
Bagian atas rumah Bubungan Lima merupakan atap yang terbuat dari ijuk atau bambu. Namun, dalam perkembangannya sudah banyak juga yang menggunakan seng sebagai atap. Pecu atau pelapon rumah ini terbuat dari papan tetapi ada juga yang menggunakan pelupuh bambu. Balok-balok kayu yang menghubungkan bagian atas dengan rumah dinamakan peran. Kasau yang menempel dengan kap, berfungsi sebagai tempat menempelnya atap.

2. Bagian Tengah
Pada bagian tengah bangunan ini terdiri dari kosen atau kerangka rumah yang terbuat dari kayu balam. Dinding terbuat dari papan atau ada juga yang menggunakan pelupuh. Jendela ada yang berbentuk ram atau biasa. Tulusi atau lubang angin umumnya terletak di bagian atas jendela atau pintu.Tiang penjuru, tiang penjuru halaman dan tiang tengah. Terdapat juga bendok atau balok yang melentang di sepanjang dinding menghubungkan antar tiang sudut rumah.

Baca Juga : Tinggal Di Kariwari Rumah Adat Papua

3. Bagian Bawah
Pada bagian bawah rumah Bubungan Lima terdapat lainnya yang terbuat dari papan, pelupuh datau juga bilah bambu. Geladan yang terdiri dari 8 papan dim dengan lebar 50 cm, dipasang di sepanjang dinding luar atas balok.

Kijing, merupakan penutup balok yang terletak di pinggir luar sepanjang dinding rumah. Tilan, yakni balok berukuran sedang yang berfungsi sebagai tempat menempelnya lantai. Pada papan lantai terdapat juga Bidani yang dibuat dari bambu tebal yang dipasang melintang di papan lantai.

Fungsinya adalah untuk menahan serangan musuh atau hewan liar dari bawah rumah. Pelupuh kamar tidur, disusun sejajar dengan papan lantai. Lapik tiang yang merupakan batu datar sebagai pondasi tiap tiang rumah. Tangga depan dan tangga depan dengan jumlah anak tangga yang ganjil.

Related posts