Seppa Tallung Buku Dari Toraja

Seppa Tallung Buku Dari Toraja

daftarbudayaindo.web.id – Kabupaten Toraja terletak di bagian Utara Provinsi Sulawesi Selatan beribukota Makale,Kata Toraja diperoleh dari Bahasa Bugis yaitu to riaja yang artinya adalah “orang yang berdiam di negeri atas”. Suku ini menetap di pegunungan bagian utara Provinsi Sulawesi Selatan. Jumlah populasinya kira-kira sekitar 1 juta jiwa dan sekitar setengahnya masih tinggal di Kabupaten Toraja Utara, Kabupaten Tana Toraja dan Kabupaten Mamasa.

Toraja memiliki berbagai macam pakaian adat di antaranya adalah seppa tallung buku, baju pokko dan kandore.Ini dia 3 pakaian adat yang dimiliki oleh Tana Toraja:

1.Seppa Tallung Buku

Pakaian adat Toraja ini merupakan pakaian yang panjangnya sampai lutut. Sepa Tallung Buku adalah pakaian adat toraja yang digunakan oleh laki-laki. Dilengkapi dengan aksesoris lainnya seperti kandaure, gayang, lipa’, dll.

Pakaian ini bahkan pernah menjadi perhatian dunia dalam ajang Manhunt International 2011 yang diadakan di Korea Selatan. Banyak pujian yang diberikan lewat beberapa media termasuk website yang membicarakan tentang pakaian adat yang digunakan oleh peserta dari Indonesia tersebut. Busana yang digunakan merupakan modifikasi dari pakaian Seppa Tallung Buku dilengkapi sayap dan tanduk yang menggambarkan kebesaran dan keagungan dari salah satu kebudayaan Indonesia tersebut.

Baca juga:

 

2.Baju Pokko

Baju adat Toraja yang saju ini adalah baju dengan lengan pendek dengan dominasi warna kuning, merah dan putih. Baju pokko merupakan baju adat yang digunakan oleh perempuan.

Masyarakat Tana Toraja sendiri masih melestarikan pakaian adatnya dengan cara mewajibkan seluruh PNS di Kabupaten Tana Toraja untuk menggunakan baju pokko setiap hari Sabtu. Untuk PNS pria juga diwajibkan untuk menggunakan seppa tallung buku setiap hari Sabtu.

3.Kandaure

Selain baju pokko, kandaure juga merupakan baju adat tana toraja yang diperuntukkan untuk wanita. Baju adat yang satu ini merupakan baju adat yang berhiaskan manik-manik yang dijadikan kalung, gelang, ikat pinggang dan ikat kepala.