Kejawen Kepercayaan Suku Jawa

Kejawen Kepercayaan Suku Jawa

daftarbudayaindo.web.id Kepercayaan merupakan bagian dari kebudayaan turun temurun yang didapatkan oleh semua suku,salah satunya suku Jawa. Dalam artikel kali ini kami akan memberikan pembahasan serta ulasan mengenai kepercayaan suku Jawa .

Pada umumnya orang-orang Jawa beranggapan bahwa mereka mempunyai semacam kepercayaan nilai-nilai luhur yang sudah menjadi penghidupan mereka sepanjang abad.Kepercayaan tersebut disebut dengan Kejawen, kejawen ini asalnya hanya merupakan semacam kepercayaan masyarakat suku Jawa yang mulanya bersifat primitifistik dan kemudian mendapat pengaruh dari berbagai agama yang pernah berkembang di masyarakat, terutama agama Hindu, Buddha dan Islam.

Sesuai dengan sikap sinkritik orang jawa, maka kepercayaan primitive yang dianut oleh para leluhur dahulu kala yang berbaur dengan unsur-unsur agama atau kepercayaan yang berkembang.

Kebudayaan Spiritual Jawa (Kejawen)
Kepercayaan bahwa hidup di dunia ini sudah ditentukan pada alam semesta, sehingga tidak sedikit dari mereka yang bersifat menerima. Dan menyerahkan diri pada takdir, rakyat petani pada umumnya di Jawa menyukai ajaran-ajaran kebatinan dan memberi makna yang tinggi terhadap konsep menerima ini.

Membuat mereka menjadi tahan dalam hal menderita. Disamping itu sikap menerima ini juga merupakan dampak dari tekanan-tekanan raja-raja dan bangsawan-bangsawan.Selain itu juga mereka percaya pada kekuatan gaib yang disebut dengan kesakten (kesaktian) terutama terhadap benda-benda pusaka seperti keris, gamelan, dan kendaraan istana. Benda-benda pusaka setiap tahunnya dibersihkan pada bulan suro hari jumat Kliwon dengan upacara siraman.

Baca Juga : Lestarikan Budaya Bahasa Jawa

Upacara itu biasanya disaksikan oleh masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya untuk mendapatkan berkah dari sisa-sisa air bekas siraman tersebut. Kemudian mereka juga percaya terhadap roh-roh leluhur (nenek moyang) dan roh halus yang yang tinggal disekitar tempat tinggal mereka selain tempat yang mendatangkan keselamatan juga dapat mengganggu hidup mereka.

Kepercayaan Masyarakat Jawa (Kejawen)
Pada umumnya orang-orang Jawa beranggapan bahwa mereka mempunyai semacam kepercayaan nilai-nilai luhur yang sudah menjadi penghidupan mereka sepanjang abad. Kepercayaan tersebut oleh sementara ahli disebut dengan Kejawen, kejawen ini asalnya hanya merupakan semacam kepercayaan masyarakat suku Jawa yang mulanya bersifat primitifistik dan kemudian mendapat pengaruh dari berbagai agama yang pernah berkembang di masyarakat, terutama agama Hindu, Buddha dan Islam. Sesuai dengan sikap sinkritik orang jawa, maka kepercayaan primitive yang dianut oleh para leluhur dahulu kala yang berbaur dengan unsur-unsur agama atau kepercayaan yang berkembang

Related posts