Outfit Papua Anak Hypebis

Outfit Papua Anak Hypebis

daftarbudayaindo.web.id Salah satu yang menjadi bagian dari suatu identitas seorang suku,sebuah outfit dan juga pakaian tradisional menjadi identitas asli suatu suku.Kali ini kami akan memberikan artikel yang membahas mengenai outfit Papua.

1. Ewer, Pakaian Unik Identitas Masyarakat Papua
Mengenal lebih jauh tentang peninggalan budaya masyarakat Papua. Ya, disini para pengunjung bisa lho mencoba berbagai baju adat Papua dengan aksesorisnya yang terbuat dari bahan alam.Baju tradisional khas Papua yang sering disebut Ewer ini biasanya terdiri atas rok bawahan rumbai-rumbai yang terbuat dari rajutan daun sagu serta hiasan penutup kepala berbentuk mirip mahkota yang biasanya juga terbuat dari anyaman daun sagu, rambut ijuk maupun bulu burung Kasuari.

Suku-suku di Papua juga sering mempercantik penampilannya dengan aksesoris gelang, kalung, ikat pinggang dari manik-manik serta rumbai-rumbai untuk menghias pergelangan kaki.

Baca Juga : Debus Banten Nelen Piso

2. Noken, Tas Tradisional Papua yang Sudah Terdaftar di UNESCO
Di acara ini, para pengunjung juga dimanjakan dengan penampakan peninggalan budaya yang tak kalah uniknya, yaitu Noken. Noken adalah tas khas Papua yang patut dibanggakan karena telah dicatat oleh UNESCO sebagai karya tradisional dan warisan dunia per tanggal 4 Desember 2012.Peninggalan budaya yang berbahan benang nilon dan serat kulit kayu ini biasanya dipakai oleh wanita sebagai lambang kedewasaan. Dengan disangkutkan di kepala, tas ini memang multifungsi bahkan dapat diisi barang-barang berat, diantaranya untuk membawa hasil pertanian seperti sayur-sayuran, umbi-umbian, kayu bakar atau bahan-bahan lain yang akan dijual ke pasar. Bisa pula dimanfaatkan untuk menggendong anak.Wow, luar biasa ya mereka, beban seberat itu bisa terbawa dengan kepala sebagai tumpuannya. Sebagai cinderamata, noken dijual dengan harga mulai Rp. 15 ribu hingga ratusan ribu rupiah, tergantung ukurannya.

3. Tas kulit Kayu Mini (Tas HP)
Oh ya, benda yang satu ini juga termasuk tas khas Papua, hanya saja bentuknya mini. Kerajinan kulit kayu ini biasanya bisa dimanfaatkan untuk menyimpan HP atau benda kecil lainnya sesuai dengan kebutuhan masing-masing.Jika dijual di pasaran, harga tas imut ini berkisar mulai Rp. 40 ribu. Nah, kalau saya dan kompasianer Jogja lainnya sih tidak perlu membeli karena sudah dikasih gratis oleh panitia.

Related posts