Rumah Adat Indonesia yang Hampir Punah

Rumah Adat Indonesia yang Hampir Punah

Rumah Adat Indonesia yang Hampir Punah – Berikutnya kami akan memberi artikel terpercaya yang sudah kami ringkas dan buat seringan mungkin, agar bisa dibaca oleh segala kalangan,berikut mengenai rumah adat indonesia yang hampir punah.

Siapa yang menyangka ternyata kabar buruk tersebut sudah nampak di depan mata kita karena banyak sekali warisan budaya yang terancam punah.

Padahal, rumah adat terancam punah tersebut seharusnya lebih dipedulikan oleh para masyarakat adatnya agar bisa tetap bertahan selama-lamanya.

Bayangkan bila hal itu terjadi, mungkin anak cucu kita kelak takkan lagi bisa melihat wujud rumah adat terancam punah tersebut selain dari gambar, kan?

Bagaimanapun, rumah adat adalah warisan kekayaan budaya Indonesia seperti halnya produk kesenian dan kebudayaan lainnya yang harus dijaga.

1. Rumah Adat Bubungan Lima

Rumah adat terancam punah di daftar pertama adalah rumah adat Bumbungan Lima asli daerah Bengkulu.

Penyebab rumah adat ini terancam punah adalah karena orang-orang yang ahli dalam membangun rumah adat ini kini semakin berkurang drastis.

Mereka mengikuti permintaan masyarakat kebanyakan yang lebih menyukai rumah bergaya modern dibandingkan rumah tradisional khas daerahnya.

2. Rumah Panggung Jambi

Pada zamannya, rumah panggung dari Jambi sering disebut seperti istana khas Cina karena desain dan bentuk bangunannya yang mirip.

Sayangnya, saat ini rumah panggung Jambi menjadi rumah adat terancam punah di Indonesia karena sudah semakin ditinggalkan.

Rumah panggung khas Jambi ini berukuran panjang 12 meter, memiliki lebar 9 meter, dan ditopang oleh 30 tiang penyangga.

Ciri khas rumah panggung ini sangat unik karena setiap bagian rumah memiliki fungsinya tersendiri, berbeda dari rumah adat lainnya.

Bila kamu ingin melihat wujud rumah panggung Jambi, maka kamu hanya bisa menemukannya di kampung Lamo, Suku Bathin di Rantau Panjang.

Baca Juga:Daftar Budaya Indonesia yang diakui UNESCO

3. Rumah Adat Mamasa

Kabupaten Mamasa juga memiliki sebuah rumah adat terancam punah yang memiliki kemiripan desain dengan rumah adat Toraja.

Bangunan rumah adat Mamasa dibuat khusus untuk wilayah pegunungan dan memiliki fungsi untuk menangkal suhu yang sangat dingin.

Umumnya rumah adat Mamasa memiliki 4 tingkat yang didasarkan pada 4 tingkat strata sosial masyarakat sesuai kepercayaan adat.

Selain itu, bangunan ini juga memiliki perbedaan bentuk yang didasarkan pada status sosial masing-masing penghuninya.

Bila kamu ingin melihat keindahan rumah adat Mamasa, kamu bisa mengunjungi desa Tawilan, kecamatan Tawilan, kabupaten Mamasa.

Related posts